Sabtu, 27 Mei 2017

Menguak Dalang Bom Kampung Melayu

Polisi Amankan Lokasi Ledakan Kampung Melayu

Menguak Dalang Bom Kampung Melayu

Hanya selang sehari setelah bom Kampung Melayu meledak pada Rabu 24 Mei 2017, Polri berhasil mengungkap identitas pelaku pengeboman tersebut, termasuk jaringan mereka.

Dalam keterangan persnya di RS Polri Jakarta Timur, Jumat 26 Mei 2017, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan, bomber berjumlah dua orang dan tewas di lokasi saat bom diledakkan. Kini jenazah keduanya masih berada di Rumah Sakit Polri Kramatjati.

Berdasarkan hasil penyidikan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror, kedua bomber masing-masing bernama Iwan Nursalam dan Ahmad Syukri.

"Berdasarkan oleh TKP, dua pelaku sudah teridentifikasi melalui ciri fisik serta DNA yang dilakukan sore ini," kata Kapolri Tito.

Tito mengungkapkan, pelaku pertama positif dikenal sebagai Ichwan Nurul Salam dan pelaku kedua bernama Ahmad Sukri.

"Ichwan Nurul Salam positif setelah dilakukan pembanding putra biologisnya yang bernama Jibril. Sedangkan Ahmad Syukri dilakukan pembanding dengan ibu kandungnya bernama Eti Nurhasanah, hasilnya postif dia saudara Ahmad Sukri," ungkap Tito.

Kedua bomber ini, ujar Tito, positif tergabung dalam sel Mudiriyah Jamaah Anshar Daulah (JAD) Bandung Raya, yang berafiliasi dengan jaringan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), di mana penghubungnya adalah Bahrun Naim.

"Ini kesekian kalinya network (jaringan) ISIS Bahrun Naim JAD (Jamaah Anshar Daulah) melakukan aksi. Terakhir mereka melakukan aksi di bom Thamrin," beber Tito.

Salah satu bukti kedua bomber Kampung Melayu itu jaringan ISIS dilihat dari bahan peledak yang digunakan. Mereka menggunakan triacetone triperoxide (TATP) yang merupakan ciri khas dari ISIS.

Oleh bomber Kampung Melayu, bahan peledak TATP itu dimasukkan dalam panci presto (pressure cooker) untuk memberikan efek ledakan besar.

Menurut Tito, bahan peledak TATP yang dimasukkan dalam panci presto mudah dibuat, yakni dengan cairan pembersih kuku dan tidak membutuhkan detonator.

"TATP ini adalah ciri khas dari kelompok ISIS. Serbuk ini gampang dibuat dengan menggunakan bahan dasar untuk membersihkan kuku. Ini sangat berbahaya, cukup panas, dan bisa meledak," papar Tito.


Di Indonesia, kata Tito, TATP sering digunakan oleh kelompok ISIS. Di antaranya saat bom Jawa Timur dan di Mall Alam Sutera, Serpong, Banten.

Jumat, 26 Mei 2017

Densus 88 Tangkap Terduga Rekan Bomber Kampung Melayu di Garut

Rumah diduga rekan bomber bunuh diri Kampung Melayu.

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap salah seorang diduga rekan bomber bunuh diri Kampung Melayu, Jakarta Timur. Pria berinisial H itu dibekuk di Kampung Paledang, RT 01, RW 13 kelurahan Suci Kaler, Kecamatan Karang Pawitan, Garut, Jawa Barat.

"Tadi saya juga kaget, tapi enggak boleh masuk, Sekarang sudah dibawa petugas (densus)," ujar Agus Sopandi, orangtua H, saat ditemui di rumahnya Jumat (26/5/2017).

Menurut dia, proses penangkapan anaknya dilakukan secara mendadak tanpa pemberitahuan, termasuk dari ketua RT dan RW setempat. "Totalnya (anggota Densus) saya juga tidak tahu," kata dia dengan raut muka yang masih menunjukkan kekagetan atas penangkapan anaknya.

Agus menambahkan, selain H anggota keluarga lainnya yang ikut digiring antara lain I, yang merupakan istri dari H dan anaknya yang masih berusia dua bulan. Keterangan H dibutuhkan petugas dalam kaitannya sebagai adik ipar dari Ahmad Sukri, salah seorang terduga pelaku bom bunuh diri di Kampung Melayu Jakarta Timur.

Dia menyatakan, hingga kini belum mengetahui alasan penangkapan anaknya yang bekerja sebagai tukang jahit di rumah itu.

Salah satu anggota koramil 1102 Karangpawitan, Garut, Iwan Ridwan menambahkan, berdasarkan laporan pemberitahuan yang masuk melalui muspika Kecamatan Karangpawitan, H ditangkap sekitar pukul 08.00 WIB.

"Setelah itu kami koordinasi dengan ketua RT untuk memastikan lokasi rumahnya," kata dia.

Dalam penangkapan tadi, selain H dan I serta anaknya yang masih bayi, diamankan pula beberapa berkas dan dokumen. "Soal isinya saya belum tahu karena sudah diamankan polisi," ucap Iwan.

Usai penangkapan, rumah H langsung dipasangi garis polisi. Sementara ketiga orang yang dibawa tengah dilakukan penahanan di polres Garut untuk pemeriksaan lebih lanjut. "Setelah dari sini infonya dibawa ke polres (Garut)," ungkap dia.

Serangan bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Rabu 24 Mei mengagetkan banyak pihak. Ledakan yang berlangsung di tengah kepadatan warga sekitar pukul 21.00 WIB itu terjadi dua kali.

Dari lima orang yang dinyatakan meninggal dunia akibat ledakan, tiga di antaranya merupakan anggota polisi yang tengah bertugas. Sementara dua orang lainnya diduga pelaku bom bunuh diri.


Selain itu, 11 orang yang berada di dekat sekitar terminal Kampung Melayu mengalami luka-luka dan masih dalam perawatan.

Kamis, 25 Mei 2017

Jokowi: Tidak Ada Tempat Bagi Teorisme di Negara Kita


Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menjenguk korban bom bunuh diri Kampung Melayu di Rumah Sakit Polri dr Soekanto, Kramatjati, Jakarta Timur Kamis (25/5/2017) malam. 

Dalam pernyataannya usai menjenguk korban ledakan, Jokowi meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap tenang dan tidak takut ancaman teroris. 

"Seluruh masyarakat di seluruh pelosok tanah air, agar semuanya tetap tenang dan menjaga kesatuan. Tetap harus waspada," kata Jokowi, Kamis (25/5/2017).

Mantan Wali Kota Surakarta ini juga menegaskan agar masyarakat Indonesia bersatu dalam melawan terorisme. 

"Saya tegaskan, tidak ada tempat di negara kita, tanah air kita untuk terorisme," tegas Jokowi. 

Dua bom bunuh diri terjadi di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur pada Rabu 24 Mei 2017 sekitar pukul 21.00 WIB dan 21.05 WIB. Sejumlah orang terluka dan meninggal dunia akibat peristiwa ini.

Tiga anggota Polri yang tengah bertugas mengamankan kegiatan masyarakat di sekitar lokasi, gugur.Ketiga anggota Polri yang meninggal dunia, yakni Briptu Anumerta Ridho Setiawan, Briptu Anumerta Taufan Tsunami, dan Briptu Anumerta Imam Gilang Adinata.

Dugaan sementara, ledakan berasal dari bom panci. Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, barang bukti ditemukan mirip seperti bom yang meledak di Bandung beberapa bulan lalu.


"Serpihan hampir sama dengan Bandung, bom panci," ujar Setyo di lokasi kejadian Kamis dini hari.

Selasa, 23 Mei 2017

Selama Ramadan, Jam Operasional Transjakarta Berubah


Direktur Pelayanan dan Pengembangan Bisnis PT Transjakarta Welfizon Yuza mengatakan, selama Ramadan pola operasi Transjakarta akan berubah. Perubahan ini, kata Welfizon, untuk mengikuti jam-jam sibuk pelanggan yang mengalami perubahan.

Welfizon menjelaskan, biasanya jam sibuk pagi hari terjadi pukul 06.00 WIB hingga 09.00 WIB. 

"Kami sudah mengantisipasi gelombang pagi sejak pukul 05.00 WIB hingga 08.00 WIB. Sedangkan jam sore akan terjadi pukul 15.00 WIB sampai 18.00 WIB, yang biasanya pukul 16.00 WIB hingga 19.00 WIB," kata Welfizon di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (23/5/2017).

Tak hanya itu, kata Welfizon, Bus Transjakarta juga akan mengakhiri pelayanan pada malam hari pukul 22.00 WIB. 

"Biasanya pukul 23.00 WIB untuk malam reguler. Setelah itu akan tetap dilanjutkan oleh layanan angkutan umum tambahan hingga pukul 03.00 WIB," tegas Welfizon.

Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono mengatakan, selama puasa Ramadan akan menyediakan takjil gratis di halte Transjakarta. Tapi, takjil tersebut lebih berbentuk minuman teh, hasil kerjasama dengan pihak swasta.

"Ini untuk mengulang kesuksesan pada Ramadan tahun lalu yang memberikan takjil setiap bedug, yaitu mulai pukul 17.30 WIB sampai 18.00 WIB," ucap Welfizon, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (23/5/2017).

Bus Transjakarta biasanya melayani penumpang hingga pukul 23.00 WIB untuk jam malam reguler. Sedangkan di bulan Ramadan, jam malam reguler berubah menjadi pukul 22.00 WIB.


"Kemudian akan dilanjutkan oleh layanan angkutan malam hari pukul 22.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB," ujar Welfizon.

Senin, 22 Mei 2017

Young Lex Bikin Tato Wajah Ahok, Warganet Protes Karena Ini


Belum lama ini, penyanyi rap Young Lex menepati janjinya untuk memasang tato bergambar wajah Ahok di punggung tangan kanannya. Hal tersebut dilakukannya demi menepati janji kepada publik beberapa waktu lalu.

Foto tato di tangan kanannya tersebut, diunggah sendiri oleh Young Lex melalui akun Instagram @young_lex18. "Gue Tatto PERMANENT wajah Pa @basukibtp ( ahok ) bukan buat kalian, bukan buat siapa pun, tapi buat GUE!" tulisnya sebagai keterangan foto, akhir pekan lalu.


Rupanya seiring bertambahnya waktu, banyak warganet yang memberikan komentarnya terhadap tato tersebut. Beberapa mengungkapkan dukungannya, namun tak sedikit juga yang kontra terhadap keputusan Young Lex itu.

Misalnya saja pemilik akun @yyapii_ yang lebih berfokus pada posisi salah satu jari Young Lex di foto itu. "Jari kelingking nya tuh bengkok," ujarnya dalam komentar itu.

Muncul juga komentar dari @missdjoanna yang seolah mengritik warna tatonya kurang sesuai dengan warna kulit tangan Young Lex. "Tattonya bagus but tangan lu dekil amat bang 😰😰," ujarnya


Di sisi lain, ada juga yang menganggap warna tato tersebut kurang mirip dengan warna kulit asli gubernur nonaktif tersebut. "Waduh ko muka ahok merah wkwkwkwk," kata @kalajengking_ngan.

Penyanyi bernama asli Samuel Alexander itu mengaku sangat mengidolakan sosok Ahok dengan segala keberanian dan dedikasinya. Ia pun berharap agar masyarakat melihat sosok pemimpin tanpa memandang dari mana sukunya atau apa agama yang dianutnya.


"BROTHER DAN SISTER SEBANGSA DAN SETANAH AIR! Negara kita di didirikan sama para pendahulu berdasarkan IDEOLOGI PANCASILA! INDONESIA ITU, BHINEKA TUNGGAL IKA, berbeda beda tepi SATU," tulis Young Lex melanjutkan keterangan fotonya.

Minggu, 21 Mei 2017

Laman Pemkot Bogor Diretas Hacker!!

Laman Pemkot Bogor Diretas Hakcer

Laman resmi milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, kotabogor.go.id diduga diretas hacker. Alhasil, situs tersebut tak bisa diakses.

Hingga Minggu (21/5/2017) pukul 22.00 WIB, laman kotabogor.go.id hanya muncul tulisan "Black Illusion Security" dengan latar belakang hitam dan garis merah biru yang terus bergerak.

Di bawahnya juga tertera tulisan "SPEEDY-03-x404.hz-JBRXXX-MHR27-MR W42N ID-CON7EXT". Selain itu, juga tertera tulisan berbahasa Inggris.

"Nothing Message, Nothing Saved, Nothing is Impossible, Nothing Secure, Nothing Anything. Only God can Stop Me. Remember Us – Yes…Im a Criminal, my crime is that curiosity," demikian bunyi tulisan tersebut.

Kasubag Humas Pemkot Bogor Abdul Manan Tampubolon membenarkan bahwa laman Pemkot Bogor diduga diretas.

Namun, kata dia, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) Kota Bogor sedang mencari tahu penyebabnya.

"Untuk memastikan di-hack atau tidak, Diskominfostandi sedang melakukan pengecekan oleh tim e-gov," kata Manan.

Kepala Seksi Aplikasi dan Data pada Diskominfostandi Kota Bogor, Sandi mengatakan, pihaknya masih berkoordinasi dengan tim e-gov.

"Sepertinya sudah di-hack. Untuk pastinya masih nunggu dari tim e-gov. Kita juga belum tahu motif dan tujuannya apa," kata Sandi.


Terkait peretasan situs ini, Sandi menambahkan, pihaknya belum melaporkan kepada kepolisian. "Kami belum komunikasi dengan pimpinan," dia menandaskan.